Merangin, 28 Agustus 2026 — Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara dan kabut asap selama musim kemarau. Masyarakat diminta melindungi diri dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Berdasarkan informasi pemantauan kualitas udara yang ditampilkan pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, wilayah Bangko tercatat memiliki Air Quality Index (AQI) US sebesar 157 dengan kategori “Tidak Sehat”. Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi 64,0 µg/m³.
Kondisi kualitas udara tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat karena paparan asap dan polusi udara dapat menyebabkan gangguan kesehatan, khususnya pada sistem pernapasan. Dalam jangka pendek, paparan polusi dapat menimbulkan iritasi mata dan saluran pernapasan serta memperburuk kondisi kesehatan pada masyarakat yang memiliki penyakit tertentu.
Dinas Kesehatan Keluarkan Surat Edaran
Sebagai bentuk kewaspadaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 700.1.2/952/Dinkes/2026 tentang Kewaspadaan Menghadapi Potensi Peningkatan Kebakaran Hutan dan Lahan, Polusi Udara, serta Penyakit Sensitif Iklim pada Musim Kemarau.
Surat edaran tersebut menjelaskan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu sumber pencemaran udara yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata dan saluran pernapasan hingga gangguan yang lebih serius, termasuk memperburuk penyakit asma, bronkitis, dan kondisi kesehatan lainnya.
Kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian khusus antara lain anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan penyakit penyerta karena lebih rentan terhadap dampak polusi udara.
Imbauan kepada Seluruh Warga Kabupaten Merangin
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk melakukan beberapa langkah perlindungan diri ketika kualitas udara memburuk, yaitu:
Gunakan masker saat berada di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara berasap atau tingkat polusi meningkat.
Kurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara berada pada kondisi tidak sehat.
Tutup jendela dan pintu rumah serta kurangi masuknya udara luar ketika polusi udara tinggi.
Hindari sumber polusi dan asap rokok.
Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Perbanyak minum air putih serta konsumsi buah dan sayur.
Segera periksa ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya.
Arahan tersebut juga tercantum dalam surat edaran Dinas Kesehatan yang meminta peningkatan edukasi kepada masyarakat, deteksi dini gangguan kesehatan akibat polusi udara, serta mendorong masyarakat yang mengalami gejala untuk segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Lindungi Kelompok Rentan
Masyarakat juga diharapkan memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta orang dengan penyakit penyerta.
Ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, aktivitas di luar rumah sebaiknya dikurangi, terutama bagi kelompok tersebut. Orang tua juga diharapkan memastikan anak-anak tidak terlalu lama beraktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara sedang buruk.
Apabila muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, napas terasa berat, atau gangguan kesehatan lainnya, jangan menunggu kondisi semakin parah. Segera kunjungi Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan.
Bersama Menjaga Kesehatan di Tengah Kabut Asap
Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama musim kemarau.
Kondisi kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu memperhatikan informasi kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan.
Gunakan masker, kurangi paparan asap, lindungi keluarga, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan.
Bersama kita jaga kesehatan di tengah kabut asap.
